Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 119

Kitab

Bergembira dalam Setiap Firman

Pasal terpanjang dalam Alkitab, dua puluh dua bait menurut abjad tentang satu pokok: firman Bapa kita yang dihidupi setiap hari. Penulisnya diolok-olok, diburu, ditindas dan nyaris habis, namun tetap menyebut pengajaran itu nyanyiannya, kemerdekaannya, pelitanya, para penasihatnya.

Pasal 119.

Berbahagialah orang yang jalannya tidak bercela, yang hidup menurut pengajaran Bapa kita. Berbahagialah orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati. Mereka tidak berbuat curang, mereka hidup menurut jalan-jalan-Nya. Engkau telah memerintahkan titah-titah-Mu supaya dipegang dengan sungguh-sungguh. Sekiranya jalanku teguh untuk berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu! Maka aku tidak akan mendapat malu apabila aku memandang segala perintah-Mu. Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati yang jujur apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil. Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu; janganlah tinggalkan aku sama sekali.

Dengan apakah seorang muda mempertahankan jalannya tetap bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan firman-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. Terpujilah Engkau, ya Bapaku; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Engkau ucapkan. Atas jalan peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta. Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu. Aku akan bergembira dalam ketetapan-ketetapan-Mu; aku tidak akan melupakan firman-Mu.

Berbuat baiklah kepada hamba-Mu ini, supaya aku hidup dan berpegang pada firman-Mu. Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari pengajaran-Mu. Aku ini orang asing di dunia, janganlah sembunyikan perintah-perintah-Mu terhadap aku. Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu. Engkau menghardik orang-orang yang kurang ajar, yang terkutuk, yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Gulingkanlah dari atasku cela dan penghinaan, sebab aku memegang peringatan-peringatan-Mu. Sekalipun pemuka-pemuka duduk bermufakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, itulah penasihat-penasihatku.

Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. Jalan-jalan hidupku telah kuceritakan dan Engkau menjawab aku; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. Jiwaku menangis karena duka, teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah pengajaran-Mu kepadaku dengan kemurahan. Aku telah memilih jalan kesetiaan, hukum-hukum-Mu telah kutempatkan di hadapanku. Aku telah berpaut pada peringatan-peringatan-Mu, ya Bapaku, janganlah membuat aku malu. Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ajarkanlah kepadaku, ya Bapaku, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, maka aku akan memegangnya sampai saat terakhir. Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang pengajaran-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Biarlah aku hidup menurut jalan perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya. Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba yang tamak. Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan-Mu. Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu, yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu. Lalukanlah celaan yang aku takuti, karena hukum-hukum-Mu adalah baik. Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titah-Mu; hidupkanlah aku dengan kebenaran-Mu.

Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Bapaku, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu. Maka aku dapat menjawab orang yang mencela aku, sebab aku percaya kepada firman-Mu. Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu. Aku hendak berpegang pada pengajaran-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya. Aku hendak hidup dalam kelegaan, sebab aku mencari titah-titah-Mu. Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja dan aku tidak akan mendapat malu. Aku hendak bergembira dalam perintah-perintah-Mu, yang kucintai itu. Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap. Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. Orang-orang yang kurang ajar sangat menghina aku, tetapi aku tidak menyimpang dari pengajaran-Mu. Aku ingat kepada hukum-hukum-Mu dari zaman purbakala, ya Bapaku, maka terhiburlah aku. Aku menjadi geram terhadap orang-orang fasik, yang meninggalkan pengajaran-Mu. Ketetapan-ketetapan-Mu telah menjadi nyanyian bagiku di mana pun aku tinggal. Aku ingat kepada nama-Mu pada waktu malam, ya Bapaku, dan aku hendak berpegang pada pengajaran-Mu. Inilah yang menjadi bagianku, bahwa aku memegang titah-titah-Mu.

Bagianku ialah Bapaku; aku berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. Aku memohonkan kemurahan hati-Mu dengan segenap hati; kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, lalu mengarahkan langkahku kepada peringatan-peringatan-Mu. Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu. Tali-tali orang-orang fasik membelit aku, tetapi pengajaran-Mu tidak kulupakan. Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepada-Mu atas hukum-hukum-Mu yang adil. Aku bersekutu dengan semua orang yang takut kepada-Mu, dan dengan orang-orang yang berpegang pada titah-titah-Mu. Bumi penuh dengan kasih setia-Mu, ya Bapaku, ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Kebajikan telah Kaulakukan kepada hamba-Mu, ya Bapaku, sesuai dengan firman-Mu. Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu. Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada firman-Mu. Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku memegang titah-titah-Mu. Hati mereka tebal seperti lemak, tetapi aku, pengajaran-Mu menjadi kesukaanku. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. Bagiku pengajaran dari mulut-Mu lebih berharga dari pada ribuan keping emas dan perak.

Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku; berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu. Orang-orang yang takut kepada-Mu melihat aku dan bersukacita, sebab aku berharap kepada firman-Mu. Aku tahu, ya Bapaku, bahwa hukum-hukum-Mu adil, dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan. Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kaukatakan kepada hamba-Mu. Biarlah belas kasihan-Mu sampai kepadaku, supaya aku hidup, sebab pengajaran-Mu menjadi kegemaranku. Biarlah orang-orang yang kurang ajar mendapat malu, karena mereka berlaku curang terhadap aku dengan dusta; tetapi aku, aku hendak merenungkan titah-titah-Mu. Biarlah orang-orang yang takut kepada-Mu berbalik kepadaku, orang-orang yang tahu peringatan-peringatan-Mu. Biarlah hatiku tulus dalam ketetapan-ketetapan-Mu, supaya jangan aku mendapat malu.

Habis jiwaku merindukan keselamatan dari pada-Mu; aku berharap kepada firman-Mu. Habis mataku merindukan janji-Mu; aku berkata, “Bilakah Engkau akan menghibur aku?” Sebab aku telah menjadi seperti kirbat yang diasapi, namun ketetapan-ketetapan-Mu tidak kulupakan. a a v83 Kirbat anggur yang tergantung di ruang berasap akan mengerut dan menghitam — gambaran pemazmur tentang keadaan dirinya yang letih lesu. Berapa lagikah hari-hari hamba-Mu ini? Bilakah Engkau menghukum orang-orang yang mengejar aku? Orang-orang yang kurang ajar telah menggali lubang perangkap bagiku, orang-orang yang tidak hidup menurut pengajaran-Mu. Segala perintah-Mu dapat dipercaya; mereka mengejar aku dengan dusta; tolonglah aku! Hampir saja mereka menghabisi aku di bumi, tetapi aku tidak meninggalkan titah-titah-Mu. Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu, supaya aku berpegang pada peringatan yang Engkau firmankan.

Untuk selama-lamanya, ya Bapaku, firman-Mu tetap teguh di sorga. Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada. Semuanya itu ada sampai sekarang menurut hukum-hukum-Mu, sebab segala sesuatu melayani Engkau. Sekiranya pengajaran-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku. Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku. Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku, sebab aku mencari titah-titah-Mu. Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku, tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu. Aku melihat batas-batas segala kesempurnaan, tetapi perintah-Mu luas sekali.

Betapa kucintai pengajaran-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab itu ada padaku untuk selama-lamanya. Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu. Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu. Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu, sebab Engkau sendiri mengajar aku. Betapa manisnya firman-Mu itu bagi langit-langit mulutku, lebih dari pada madu bagi mulutku! Dari titah-titah-Mu aku beroleh pengertian; itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta.

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah dan aku menegaskannya, yaitu untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil. Aku sangat tertindas, ya Bapaku, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. Kiranya persembahan puji-pujian yang kunaikkan dengan rela berkenan kepada-Mu, ya Bapaku, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku. Aku selalu mempertaruhkan nyawaku, namun pengajaran-Mu tidak kulupakan. Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu. Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku. Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.

Orang yang bimbang hati kubenci, tetapi pengajaran-Mu kucintai. Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu. Menjauhlah dari padaku, hai penjahat-penjahat, supaya aku dapat memegang perintah-perintah Bapaku. Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu dalam pengharapanku. Sokonglah aku, supaya aku selamat, dan aku selalu memperhatikan ketetapan-ketetapan-Mu. Engkau menolak semua orang yang sesat dari ketetapan-ketetapan-Mu, sebab kelicikan mereka adalah sia-sia. Sebagai sanga Kaubuang semua orang fasik di bumi; sebab itu aku mencintai peringatan-peringatan-Mu. Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau, dan aku takut kepada hukum-hukum-Mu.

Aku telah menjalankan keadilan dan kebenaran; janganlah menyerahkan aku kepada pemeras-pemerasku. Jadilah jaminan bagi hamba-Mu untuk kebaikan, janganlah orang-orang yang kurang ajar memeras aku. Mataku sangat merindukan keselamatan dari pada-Mu dan merindukan penggenapan janji-Mu yang adil. Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu. Waktu untuk bertindak telah tiba bagi Bapa kita, sebab pengajaran-Mu telah dilanggar orang. Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua. Itulah sebabnya aku menganggap segala titah-Mu tepat; segala jalan dusta aku benci.

Peringatan-peringatan-Mu ajaib, itulah sebabnya jiwaku memegangnya. Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. Mulutku kungangakan dan megap-megap, sebab aku merindukan perintah-perintah-Mu. Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu. Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku. Bebaskanlah aku dari pada pemerasan manusia, supaya aku berpegang pada titah-titah-Mu. Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Air mataku berlinang seperti aliran air, karena orang tidak berpegang pada pengajaran-Mu.

Engkau adil, ya Bapaku, dan hukum-hukum-Mu benar. Telah Kauperintahkan peringatan-peringatan-Mu dalam kebenaran dan dalam segala kesetiaan. Nyala cintaku menghanguskan aku, sebab para lawanku melupakan firman-firman-Mu. Janji-Mu sangat teruji, dan hamba-Mu mencintainya. Aku ini kecil dan hina, tetapi titah-titah-Mu tidak kulupakan. Kebenaran-Mu tetap benar untuk selama-lamanya, dan pengajaran-Mu adalah kebenaran. Aku ditimpa kesesakan dan kesusahan, tetapi perintah-perintah-Mu menjadi kesukaanku. Peringatan-peringatan-Mu benar untuk selama-lamanya, buatlah aku mengerti, supaya aku hidup.

Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya Bapaku! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang. Aku berseru kepada-Mu; selamatkanlah aku, supaya aku berpegang pada peringatan-peringatan-Mu. Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-firman-Mu. Aku bangun mendahului waktu jaga malam, untuk merenungkan janji-Mu. b b v148 Malam dibagi atas beberapa waktu jaga yang tetap (biasanya tiga atau empat giliran); pemazmur bangun mendahului setiap giliran untuk berdoa. Dengarlah suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu; ya Bapaku, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu. Mereka mendekat, orang-orang yang mengejar aku dengan maksud jahat; mereka jauh dari pengajaran-Mu. Tetapi Engkau dekat, ya Bapaku, dan segala perintah-Mu adalah benar. Sejak dahulu aku tahu dari peringatan-peringatan-Mu, bahwa Engkau telah menetapkannya untuk selama-lamanya.

Lihatlah sengsaraku dan luputkanlah aku, sebab pengajaran-Mu tidak kulupakan. Perjuangkanlah perkaraku dan tebuslah aku; hidupkanlah aku sesuai dengan janji-Mu. Keselamatan menjauh dari orang-orang fasik, sebab ketetapan-ketetapan-Mu tidaklah mereka cari. Belas kasihan-Mu berlimpah, ya Bapaku, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu. Banyak orang yang mengejar dan melawan aku, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu. Melihat para pengkhianat, aku merasa jijik, karena mereka tidak berpegang pada firman-Mu. Lihatlah, betapa aku mencintai titah-titah-Mu! Hidupkanlah aku, ya Bapaku, sesuai dengan kasih setia-Mu. Dasar firman-Mu adalah kebenaran, dan segala hukum-Mu yang adil tetap untuk selama-lamanya.

Pemuka-pemuka mengejar aku tanpa alasan, tetapi hatiku gentar terhadap firman-firman-Mu. Aku gembira atas firman-Mu, seperti orang yang menemukan harta yang besar. Aku benci dan merasa jijik terhadap dusta, tetapi pengajaran-Mu kucintai. Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai pengajaran-Mu; tidak ada batu sandungan bagi mereka. Aku menantikan keselamatan dari pada-Mu, ya Bapaku, dan aku melaksanakan perintah-perintah-Mu. Aku berpegang pada peringatan-peringatan-Mu, dan aku amat mencintainya. Aku berpegang pada titah-titah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.

Biarlah teriakku sampai ke hadapan-Mu, ya Bapaku; berilah aku pengertian sesuai dengan firman-Mu. Biarlah permohonanku sampai ke hadapan-Mu; lepaskanlah aku sesuai dengan firman-Mu. Biarlah bibirku mengucapkan puji-pujian, sebab Engkau mengajarkan ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Biarlah lidahku menyanyikan firman-Mu, sebab segala perintah-Mu benar. Biarlah tangan-Mu menjadi penolong bagiku, sebab aku memilih titah-titah-Mu. Aku rindu kepada keselamatan dari pada-Mu, ya Bapaku, dan pengajaran-Mu menjadi kesukaanku. Biarlah jiwaku hidup, supaya memuji-muji Engkau, dan biarlah hukum-hukum-Mu menolong aku. Aku sesat seperti domba yang hilang; carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan. c c v176 Mazmur terpanjang ini berakhir dengan pengakuan tentang kesesatan dan permohonan agar Sang Bapa datang mencarinya — hati gembala yang sama yang dinyatakan Yesus ketika Ia meninggalkan yang sembilan puluh sembilan untuk mencari satu domba yang tersesat (Lukas 15:4-6).

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.