Katak Memenuhi Negeri
Katak berkeriapan masuk ke dalam pembakaran roti dan tempat tidur, dan Firaun menetapkan esok hari sebagai waktu kelepasan, lalu mengeraskan hati ketika ia memperolehnya. Debu menjadi nyamuk yang tidak dapat ditiru para ahli sihir. Dengan pikat Bapa kita menarik sebuah garis, mengecualikan Gosyen supaya Mesir tahu tanah ini milik siapa.
8 1Lalu Bapa kita berfirman kepada Musa, “Pergilah kepada Firaun dan katakanlah kepadanya, ‘Beginilah firman Bapa kita: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku. 2Tetapi jika engkau menolak membiarkan mereka pergi, Aku akan menulahi seluruh negerimu dengan katak. 3Sungai Nil akan berkeriapan dengan katak yang akan naik dan masuk ke dalam istanamu, kamar tidurmu, dan tempat tidurmu, ke rumah-rumah para pegawaimu dan rakyatmu, ke dalam pembakaran rotimu dan tempat adonanmu. 4Katak-katak itu akan naik ke atasmu, ke atas rakyatmu, dan ke atas semua pegawaimu.’” 5Bapa kita berfirman kepada Musa, “Katakanlah kepada Harun: ‘Ulurkanlah tanganmu dengan tongkatmu ke atas sungai-sungai, terusan-terusan, dan kolam-kolam, dan buatlah katak-katak naik ke atas tanah Mesir.’”
6Lalu Harun mengulurkan tangannya ke atas segala air di Mesir, maka naiklah katak-katak dan menutupi tanah Mesir. 7Tetapi para ahli sihir pun berbuat demikian dengan ilmu-ilmu mantera mereka, dan membuat katak-katak naik ke atas tanah Mesir.
8Lalu Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata, “Berdoalah kepada Allah, supaya Ia menjauhkan katak-katak itu dari padaku dan dari rakyatku, maka aku akan membiarkan bangsa itu pergi untuk mempersembahkan korban kepada Allah.”
9Musa berkata kepada Firaun, “Kehormatan ada padamu—tentukanlah sendiri waktunya: kapan aku harus berdoa untukmu, untuk para pegawaimu, dan untuk rakyatmu, supaya katak-katak itu dilenyapkan dari padamu dan dari rumah-rumahmu, dan hanya tinggal di Sungai Nil?”
10Jawabnya, “Besok.” Kata Musa, “Jadilah seperti katamu, supaya engkau tahu bahwa tidak ada yang seperti Bapa kita.
11Katak-katak itu akan meninggalkan engkau, rumah-rumahmu, para pegawaimu, dan rakyatmu; hanya di Sungai Nil saja mereka akan tinggal.”
12Lalu Musa dan Harun keluar meninggalkan Firaun, dan Musa berseru kepada Bapa kita tentang katak-katak yang telah didatangkan Bapa kita atas Firaun. 13Bapa kita melakukan seperti yang dipinta Musa. Matilah katak-katak itu di dalam rumah-rumah, di halaman-halaman, dan di ladang-ladang. 14Orang mengumpulkannya bertimbun-timbun, sehingga negeri itu berbau busuk. 15Tetapi ketika Firaun melihat bahwa ada kelegaan, ia mengeraskan hatinya dan tidak mau mendengarkan mereka, seperti yang telah difirmankan Bapa kita.
Nyamuk dari Debu
16Lalu Bapa kita berfirman kepada Musa, “Katakanlah kepada Harun: Ulurkanlah tongkatmu dan pukullah debu tanah, maka debu itu akan menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir.”
17Mereka berbuat demikian. Harun mengulurkan tangannya dengan tongkatnya dan memukul debu tanah, maka datanglah nyamuk menyerang manusia dan binatang. Segala debu tanah menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir. 18Para ahli sihir pun mencoba membuat nyamuk dengan ilmu-ilmu mantera mereka, tetapi mereka tidak dapat. Maka nyamuk itu meliputi manusia dan binatang. 19Lalu para ahli sihir itu berkata kepada Firaun, “Inilah jari Allah.” Tetapi hati Firaun tetap keras; ia tidak mau mendengarkan mereka, seperti yang telah difirmankan Bapa kita.
Garis Pemisah di Gosyen
20Lalu Bapa kita berfirman kepada Musa, “Bangunlah pagi-pagi benar dan berdirilah di hadapan Firaun ketika ia keluar ke air. Katakanlah kepadanya, ‘Beginilah firman Bapa kita: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.
21“Sebab jika engkau tidak membiarkan umat-Ku pergi, Aku akan melepaskan pikat berkerumun ke atasmu, ke atas para pegawaimu, rakyatmu, dan rumah-rumahmu. Rumah-rumah orang Mesir akan penuh dengan pikat, bahkan tanah tempat mereka berpijak. 22Tetapi pada hari itu Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, tempat tinggal umat-Ku, sehingga tidak ada pikat berkerumun di sana, supaya engkau tahu bahwa Aku, Bapamu, ada di tengah-tengah negeri ini. 23Aku akan membuat perbedaan antara umat-Ku dan rakyatmu. Besok tanda ini akan terjadi.’”
24Bapa kita berbuat demikian. Datanglah pikat yang berkerumun sangat banyak ke dalam istana Firaun dan ke rumah-rumah para pegawainya; di seluruh tanah Mesir, negeri itu rusak oleh karena pikat itu.
25Lalu Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata, “Pergilah, persembahkanlah korban kepada Allahmu di negeri ini.”
26Tetapi Musa berkata, “Tidaklah patut berbuat demikian—sebab yang kami persembahkan kepada Bapa kita adalah kekejian bagi orang Mesir. Jika kami mempersembahkan apa yang menjadi kekejian bagi mereka di depan mata mereka, tidakkah mereka akan melempari kami dengan batu? 27Kami harus pergi menempuh perjalanan tiga hari ke padang gurun untuk mempersembahkan korban kepada Bapa kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kami.”
28Kata Firaun, “Aku akan membiarkan kamu pergi untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di padang gurun—hanya janganlah pergi terlalu jauh. Berdoalah untukku.”
29Lalu Musa berkata, “Segera setelah aku keluar dari padamu, aku akan berdoa kepada Bapa kita, dan besok pikat itu akan meninggalkan Firaun, para pegawainya, dan rakyatnya. Hanya, janganlah Firaun berlaku curang lagi dengan tidak membiarkan bangsa itu pergi untuk mempersembahkan korban kepada Bapa kita.” 30Lalu Musa keluar meninggalkan Firaun dan berdoa kepada Bapa kita. 31Bapa kita melakukan seperti yang dipinta Musa, dan menjauhkan pikat itu dari Firaun, para pegawainya, dan rakyatnya—seekor pun tidak ada yang tinggal. 32Tetapi Firaun mengeraskan hatinya kali ini juga, dan ia tidak membiarkan bangsa itu pergi.