Kini dicetak

Ayub 22 FHB Alkitab Hati Bapa™

Diskon 15% untuk pesanan pertama →
Kitab

Elifas Berbicara Lagi

Akhirnya Elifas mengarang tuduhan: merampas pakaian orang miskin, menolak memberi air kepada yang lelah, menyuruh janda pergi dengan tangan hampa. Ia menyuruh Ayub tunduk, menaruh emasnya dalam debu dan membiarkan Yang Mahakuasa menjadi emasnya. Nasihat itu terdengar indah dan tuduhannya palsu.

Pasal 22.

Maka Elifas, orang Teman, menjawab: “Dapatkah seorang manusia berguna bagi Allah? Sesungguhnya orang berhikmat hanya berguna bagi dirinya sendiri. Apakah Yang Mahakuasa merasa senang jika engkau benar, atau adakah keuntungan bagi-Nya jika engkau hidup tak bercela? Apakah karena rasa hormatmu Ia menegur engkau dan membawa engkau ke pengadilan? Bukankah kejahatanmu besar? Bukankah dosa-dosamu tidak berkesudahan? Sebab tanpa alasan engkau menuntut jaminan dari saudara-saudaramu dan menanggalkan pakaian dari orang yang telanjang. Engkau tidak memberi air kepada orang yang lelah untuk diminum, dan engkau menahan roti dari orang yang lapar. Orang yang berkuasa memiliki tanah itu, dan orang yang dihormati tinggal di dalamnya. a a v8 Elifas menyiratkan bahwa Ayub memperlakukan tanah seakan-akan hanya milik orang berkuasa, sehingga orang miskin tidak mendapat apa-apa. Janda-janda kausuruh pergi dengan tangan hampa, dan lengan anak-anak yatim kauremukkan. Itulah sebabnya jerat-jerat mengelilingi engkau, dan kengerian yang tiba-tiba menimpa engkau; atau kegelapan, sehingga engkau tidak dapat melihat, dan banjir air menutupi engkau. Bukankah Allah ada di tempat yang tinggi di sorga? Lihatlah, betapa tingginya bintang-bintang yang paling tinggi! Namun engkau berkata, ‘Apakah yang diketahui Allah? Dapatkah Ia menghakimi melalui kegelapan yang begitu pekat? Awan tebal menyelubungi Dia sehingga Ia tidak dapat melihat, dan Ia berjalan di atas cakrawala langit.’ Maukah engkau tetap menempuh jalan lama yang telah dilalui orang-orang jahat? Mereka direnggut sebelum waktunya, dasar mereka dihanyutkan oleh banjir. Mereka berkata kepada Allah, ‘Pergilah dari kami! Apa yang dapat dilakukan Yang Mahakuasa terhadap kami?’ Padahal Dialah yang memenuhi rumah mereka dengan hal-hal yang baik—maka aku tidak mau ada sangkut paut dengan rancangan orang jahat. Orang benar melihatnya dan bersukacita; orang yang tak bersalah mengejek orang jahat, katanya, ‘Sesungguhnya musuh-musuh kita telah dibinasakan, dan api telah melahap apa yang mereka tinggalkan.’ Berserahlah sekarang kepada Allah dan berdamailah dengan Dia; dengan demikian kebaikan akan datang kepadamu. Terimalah pengajaran dari mulut-Nya, dan simpanlah firman-Nya di dalam hatimu. Jika engkau kembali kepada Yang Mahakuasa, engkau akan dipulihkan; jika engkau menjauhkan ketidakadilan dari rumahmu, dan meletakkan emasmu di dalam debu, emas Ofir di antara batu-batu sungai, b b v24 Ofir termasyhur di dunia kuno sebagai sumber emas yang paling murni. maka Yang Mahakuasa sendiri akan menjadi emasmu, perakmu yang berharga. Maka engkau akan bersukacita karena Yang Mahakuasa dan mengangkat wajahmu kepada Allah. Engkau akan berdoa kepada-Nya, dan Ia akan mendengarkan engkau, dan engkau akan menepati nazarmu. Apa yang kauputuskan akan terjadi, dan terang akan bersinar atas jalan-jalanmu. Ketika orang lain direndahkan dan engkau berkata, ‘Angkatlah mereka!’, Ia akan menyelamatkan orang yang tertunduk. Ia akan meluputkan bahkan orang yang bersalah, yang akan diluputkan karena kebersihan tanganmu.”