Negeri yang Rusak, Tidak Ada yang Setia
7 1Betapa malangnya aku! Aku seperti orang yang memungut buah musim panas, seperti orang yang memungut sisa panen di kebun anggur: tidak ada gugusan buah untuk dimakan, tidak ada buah ara sulung yang kurindukan.
2Orang yang setia telah lenyap dari negeri, dan tidak ada seorang pun yang jujur di antara bangsa itu; mereka semua mengintai untuk menumpahkan darah, masing-masing memburu saudaranya dengan jala. 3Tangan mereka cakap berbuat jahat: pembesar menuntut suap, hakim menerima sogokan, dan orang yang berkuasa memaksakan kehendaknya—maka mereka semua bersekongkol bersama-sama. 4Yang terbaik di antara mereka seperti semak duri, yang paling jujur lebih buruk daripada pagar berduri. Hari yang diperingatkan oleh para pengawalmu, hari penghukumanmu, telah tiba; sekarang kekacauan mereka sudah dekat. 5Jangan percaya kepada sesamamu; jangan menaruh keyakinan kepada sahabat karib; jagalah perkataanmu bahkan terhadap dia yang berbaring dalam pelukanmu. 6Sebab anak laki-laki menghina ayahnya, anak perempuan bangkit melawan ibunya, menantu perempuan melawan ibu mertuanya; musuh seseorang adalah orang-orang seisi rumahnya sendiri. a a v6 Yesus mengutip ayat ini ketika Ia memperingatkan bahwa mengikuti Dia akan memecah belah bahkan rumah tangga (Matius 10:35-36).
7Tetapi aku, aku akan menanti-nantikan Bapa kita; aku akan menunggu Sang Bapa yang menyelamatkan aku; Bapaku akan mendengarkan aku. 8Janganlah bersukacita atas kemalanganku, hai musuhku! Sekalipun aku telah jatuh, aku akan bangkit; sekalipun aku duduk dalam kegelapan, Bapa kita akan menjadi terangku.
9Aku akan menanggung murka Bapa kita, sebab aku telah berdosa terhadap Dia, sampai Ia membela perkaraku dan memberikan keadilan bagiku. Ia akan membawaku keluar kepada terang, dan aku akan melihat pembelaan-Nya. 10Maka musuhku akan melihatnya dan diliputi rasa malu, dia yang berkata kepadaku, “Di manakah TUHAN, Allahmu?” Mataku akan memandangnya; sekarang ia akan diinjak-injak seperti lumpur di jalan.
11Hari untuk membangun kembali tembok-tembokmu akan tiba, hari ketika batas-batasmu akan diperluas jauh dan lebar. 12Pada hari itu mereka akan datang kepadamu dari Asyur dan kota-kota Mesir, dari Mesir sampai ke Sungai itu, dari laut ke laut dan dari gunung ke gunung. b b v12 ‘Sungai itu’ menunjuk kepada Sungai Efrat, sungai besar Mesopotamia kuno. 13Tetapi bumi akan menjadi sunyi sepi karena penduduknya, sebagai buah dari perbuatan mereka.
Belas Kasihan Bapa Kita Bertahan Selama-lamanya
14Gembalakanlah umat-Mu dengan tongkat-Mu, kawanan milik pusaka-Mu, yang tinggal sendirian di sebuah hutan di tengah-tengah padang yang subur. Biarlah mereka merumput di Basan dan Gilead seperti pada zaman dahulu.
15Seperti pada zaman engkau keluar dari tanah Mesir, Aku akan memperlihatkan kepada mereka keajaiban-keajaiban.
16Bangsa-bangsa akan melihatnya dan menjadi malu akan segala kekuatan mereka; mereka akan menutup mulut dengan tangan, dan telinga mereka akan menjadi tuli. 17Mereka akan menjilat debu seperti ular, seperti binatang yang merayap di tanah. Mereka akan datang dengan gemetar dari kubu-kubu mereka; dengan ketakutan mereka akan berpaling kepada Bapa kita, dan mereka akan takut kepada-Mu.
18Siapakah seperti Bapa kita, yang mengampuni dosa dan tidak memperhitungkan pelanggaran sisa-sisa milik pusaka-Nya? Ia tidak bertahan dalam murka-Nya selama-lamanya, sebab hati-Nya berkenan kepada kasih perjanjian. c c v18 Nama Mikha berarti “Siapakah seperti TUHAN?” — dan sang nabi mengakhiri kitabnya dengan menjawab namanya sendiri: tidak ada yang mengampuni seperti Bapa kita. 19Ia akan menyayangi kita kembali; Ia akan menginjak-injak kesalahan kita. Engkau akan melemparkan segala dosa kita ke dalam lubuk laut. 20Engkau akan setia kepada Yakub dan menunjukkan kasih perjanjian kepada Abraham, seperti yang telah Engkau janjikan dengan sumpah kepada nenek moyang kita pada zaman dahulu.