Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Zakharia 1

Kitab

Kembalilah kepada-Ku

Pasal 1.

Pada tahun kedua pemerintahan Darius, dalam bulan kedelapan, datanglah firman Bapa kita kepada Zakharia bin Berekhya bin Ido, nabi itu, bunyinya: Bapa kita sangat murka terhadap nenek moyangmu.

Sebab itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Bapa bala tentara sorga: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman Bapa bala tentara sorga, maka Aku akan kembali kepadamu, firman Bapa bala tentara sorga. Janganlah kamu seperti nenek moyangmu. Kepada mereka para nabi yang dahulu telah menyerukan: Beginilah firman Bapa bala tentara sorga: Berbaliklah sekarang dari tingkah lakumu yang jahat dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman Bapa kita.

Nenek moyangmu—di manakah mereka sekarang? Dan para nabi, apakah mereka hidup selama-lamanya?

Tetapi firman-Ku dan ketetapan-Ku, yang telah Kuperintahkan kepada hamba-hamba-Ku, para nabi itu—bukankah semuanya itu telah menimpa nenek moyangmu? Maka bertobatlah mereka serta berkata, ‘Sebagaimana Bapa bala tentara sorga bermaksud memperlakukan kita, setimpal dengan tingkah laku dan perbuatan kita, demikianlah Ia telah memperlakukan kita.’

Sang Bapa Mengutus Para Penunggang-Nya

Pada hari kedua puluh empat dalam bulan yang kesebelas, yaitu bulan Sebat, dalam tahun kedua pemerintahan Darius, datanglah firman Bapa kita kepada Zakharia bin Berekhya bin Ido, nabi itu, bunyinya: Pada malam hari aku mendapat suatu penglihatan—tampak di depanku seorang laki-laki menunggang kuda merah, dan ia berdiri di antara pohon-pohon murad yang ada di dalam jurang, dan di belakangnya ada kuda-kuda yang merah, cokelat, dan putih. Lalu aku bertanya, ‘Apakah arti semuanya ini, tuanku?’ Maka berkatalah malaikat yang berbicara dengan aku itu, ‘Aku akan memperlihatkan kepadamu apa arti semuanya ini.’

Lalu orang yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu menjawab, ‘Inilah mereka yang diutus Bapa kita untuk menjelajahi bumi.’

Berkatalah mereka kepada malaikat Bapa kita yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu, ‘Kami telah menjelajahi bumi, dan sesungguhnya seluruh bumi terdiam dan damai.’

Lalu berkatalah malaikat Bapa kita itu, ‘Ya Bapa bala tentara sorga, berapa lama lagi Engkau menahan rahmat-Mu dari Yerusalem dan kota-kota Yehuda, yang telah tujuh puluh tahun ini Kaumurkai?’

Maka kepada malaikat yang berbicara dengan aku itu, Bapa kita menjawab dengan kata-kata yang ramah dan yang menghiburkan.

Lalu berkatalah malaikat yang berbicara dengan aku itu kepadaku, ‘Serukanlah: Beginilah firman Bapa bala tentara sorga: Aku sangat cemburu terhadap Yerusalem dan Sion, tetapi Aku sangat murka terhadap bangsa-bangsa yang merasa aman itu; ketika Aku murka sedikit saja, mereka menambah-nambah malapetaka itu. Sebab itu beginilah firman Bapa kita: Aku kembali lagi ke Yerusalem dengan penuh rahmat; rumah-Ku akan didirikan pula di sana, demikianlah firman Bapa bala tentara sorga, dan tali pengukur akan direntangkan lagi di atas Yerusalem.

Serukanlah selanjutnya: Beginilah firman Bapa bala tentara sorga: Kota-kota-Ku akan berlimpah-limpah lagi dengan kemakmuran; Bapa kita akan menghibur Sion kembali dan akan memilih Yerusalem pula.’

Tanduk-Tanduk dan Para Tukang

Kemudian aku melayangkan mataku dan melihat, tampak di depanku ada empat tanduk. Lalu aku bertanya kepada malaikat yang berbicara dengan aku itu, ‘Apakah arti semuanya ini?’ Maka ia menjawab, ‘Inilah tanduk-tanduk yang telah menyerakkan Yehuda, Israel, dan Yerusalem.’

Kemudian Bapa kita memperlihatkan kepadaku empat orang tukang. Lalu aku bertanya, ‘Untuk melakukan apakah orang-orang ini datang?’ Maka ia menjawab, ‘Tanduk-tanduk inilah yang telah menyerakkan Yehuda, sehingga tidak ada seorang pun yang berani mengangkat kepalanya; tetapi orang-orang ini datang untuk mengejutkan mereka dan untuk melemparkan tanduk-tanduk bangsa-bangsa yang telah mengangkat tanduk terhadap tanah Yehuda untuk menyerakkannya.’

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.