Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Imamat 10

Kitab

Api yang Tidak Diperkenankan di Hadapan Bapa kita

Nadab dan Abihu mempersembahkan api yang tidak pernah diperintahkan Bapa mereka, dan api dari pada-Nya menghanguskan mereka. Harun berdiam diri. Para imam kemudian dilarang minum anggur ketika bertugas dan ditugaskan mengajarkan bedanya yang kudus dari yang tidak kudus—dan Musa menerima dukacita Harun atas kurban yang dibiarkan tidak dimakan.

Pasal 10.

Nadab dan Abihu, anak-anak Harun, masing-masing mengambil perbaraannya, menaruh api di dalamnya, membubuhkan ukupan di atasnya, lalu mempersembahkan api yang tidak diperkenankan di hadapan Bapa kita, yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. Maka keluarlah api dari hadapan Bapa kita, yang menghanguskan mereka, sehingga mati mereka di hadapan Bapa kita. a a v2 Api yang sama, yang turun dari Bapa kita untuk menerima ibadah umat itu, kini turun untuk menghanguskan mereka yang mendekat kepada-Nya dengan sembrono — kedekatan-Nya adalah karunia sekaligus api yang kudus.

Berkatalah Musa kepada Harun, “Inilah yang difirmankan Bapa kita: ‘Di antara orang-orang yang dekat kepada-Ku akan Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di hadapan seluruh bangsa itu Aku akan dimuliakan.’” Dan Harun berdiam diri.

Lalu Musa memanggil Misael dan Elzafan, anak-anak Uziel, paman Harun, dan berkata kepada mereka, “Mendekatlah, angkatlah saudara-saudaramu dari depan tempat kudus itu ke luar perkemahan.” Maka mendekatlah mereka dan mengangkat kedua orang itu, yang masih berpakaian kemejanya, ke luar perkemahan, seperti yang dikatakan Musa.

Berkatalah Musa kepada Harun dan kepada anak-anaknya, Eleazar dan Itamar, “Janganlah kamu membiarkan rambutmu terurai dan janganlah kamu mengoyakkan pakaianmu, supaya kamu jangan mati dan supaya murka jangan menimpa seluruh umat. Tetapi saudara-saudaramu, yaitu segenap kaum Israel, boleh menangisi kebakaran yang dinyalakan Bapa kita. Janganlah kamu pergi dari pintu Kemah Pertemuan, supaya kamu jangan mati, sebab minyak urapan Bapa kita ada di atasmu.” Maka mereka pun berbuat sesuai dengan perkataan Musa.

Bapa kita berfirman kepada Harun, firman-Nya,

“Janganlah engkau ataupun anak-anakmu minum anggur atau minuman keras, apabila kamu masuk ke dalam Kemah Pertemuan, supaya kamu jangan mati. Inilah suatu ketetapan untuk selamanya bagi keturunanmu turun-temurun, supaya kamu dapat membedakan antara yang kudus dan yang tidak kudus, dan antara yang najis dan yang tahir, dan supaya kamu dapat mengajarkan kepada orang Israel segala ketetapan yang telah Kufirmankan kepada mereka dengan perantaraan Musa.”

Berkatalah Musa kepada Harun dan kepada anak-anaknya yang masih hidup, yaitu Eleazar dan Itamar, “Ambillah korban sajian yang tinggal dari korban api-apian bagi Bapa kita, dan makanlah itu tanpa ragi di samping mezbah, sebab itulah bagian yang maha kudus. Haruslah kamu memakannya di suatu tempat yang kudus, sebab itulah bagianmu dan bagian anak-anakmu dari korban api-apian bagi Bapa kita, karena demikianlah diperintahkan kepadaku. Tetapi dada persembahan unjukan dan paha persembahan khusus haruslah kamu makan di suatu tempat yang tahir, engkau ini serta anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan, sebab semuanya itu diberikan sebagai bagianmu dan bagian anak-anakmu dari korban keselamatan orang Israel. b b v14 Persembahan unjukan adalah suatu gerakan ritual, ketika imam mengayunkan bagian itu ke arah mezbah lalu kembali, secara lambang mempersembahkannya kepada Allah dan menerimanya kembali sebagai bagian imam. Paha persembahan khusus dan dada persembahan unjukan itu haruslah mereka bawa bersama-sama dengan segala korban api-apian dari lemak itu, untuk diunjukkan sebagai persembahan unjukan di hadapan Bapa kita; semuanya itu menjadi bagianmu dan bagian anak-anakmu untuk selamanya, seperti yang diperintahkan Bapa kita.”

Lalu Musa mencari dengan teliti kambing korban penghapus dosa itu, tetapi ternyata sudah habis terbakar. Maka marahlah ia kepada Eleazar dan Itamar, anak-anak Harun yang masih hidup, katanya, “Mengapa tidak kamu makan korban penghapus dosa itu di tempat kudus? Bukankah itu bagian yang maha kudus, dan telah diberikan Bapa kita kepadamu untuk mengangkut kesalahan umat itu dan untuk mengadakan pendamaian bagi mereka di hadapan Bapa kita? Lihat, darahnya tidak dibawa masuk ke dalam tempat kudus; sepatutnyalah kamu memakannya di tempat kudus, seperti yang telah kuperintahkan.”

Lalu berkatalah Harun kepada Musa, “Lihat, pada hari ini mereka telah mempersembahkan korban penghapus dosa dan korban bakaran mereka di hadapan Bapa kita, tetapi hal-hal seperti ini menimpa aku. Seandainya pada hari ini aku memakan korban penghapus dosa itu, sungguhkah hal itu berkenan di hadapan Bapa kita?”

Ketika Musa mendengar hal itu, ia pun puas.

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.