Dihidupkan oleh Belas Kasihan Sang Bapa
Paulus melukiskan masa lalu pembacanya dengan terus terang—mati, mengikuti arus orang banyak dan kuasa-kuasa di baliknya—lalu memotong kalimatnya sendiri dengan “tetapi Bapa kita”. Keselamatan adalah pemberian sehingga tidak seorang pun dapat bermegah, dan belas kasihan yang sama merobohkan tembok antara orang Yahudi dan orang bukan Yahudi.
2 1Dan kamu dahulu mati karena pelanggaran dan dosa-dosamu, 2yang dahulu kamu jalani, mengikuti jalan dunia ini, mengikuti penguasa yang memegang kuasa atas angkasa, yaitu roh yang sekarang bekerja di antara orang-orang durhaka. 3Di antara mereka kita semua dahulu hidup dalam keinginan daging kita, menuruti kehendak daging dan pikiran, dan pada dasarnya kita adalah anak-anak murka, sama seperti orang-orang lain. 4Tetapi Bapa kita, yang kaya dengan belas kasihan, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dengannya Ia mengasihi kita, 5sekalipun kita mati karena dosa-dosa kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus—oleh kasih karunia kamu diselamatkan, 6dan Ia turut membangkitkan kita dan turut mendudukkan kita di sorga bersama dengan Dia dalam Kristus Yesus, 7supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah dalam kemurahan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. 8Sebab oleh kasih karunia kamu diselamatkan melalui iman—itu bukan hasil usahamu sendiri; itu adalah pemberian Bapa kita. 9Bukan karena perbuatan, supaya tidak ada seorang pun yang dapat memegahkan diri. 10Karena kita adalah buatan tangan-Nya, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh Bapa kita supaya kita hidup di dalamnya.
Didekatkan oleh Darah Kristus
11Karena itu ingatlah: kamu yang dahulu adalah orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut “orang tak bersunat” oleh mereka yang menyebut diri “orang bersunat,” suatu tanda yang dibuat pada daging oleh tangan manusia. 12Ingatlah bahwa pada waktu itu kamu tanpa Kristus, terkucil dari persekutuan Israel, orang asing bagi perjanjian-perjanjian yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Bapa kita di dunia. 13Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus, kamu yang dahulu jauh, sudah didekatkan oleh darah Kristus. 14Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merobohkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, di dalam daging-Nya, a a v14 Bait Suci di Yerusalem memiliki penghalang batu dengan peringatan bahwa setiap orang bukan Yahudi yang melewatinya akan menghadapi kematian — inilah ‘tembok pemisah, yaitu perseteruan’ yang dimaksud Paulus. 15dengan membatalkan di dalam daging-Nya hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan demikian mengadakan damai sejahtera, 16dan untuk mendamaikan keduanya dengan Bapa kita di dalam satu tubuh melalui salib, dan dengan demikian mematikan perseteruan itu. 17Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang jauh, dan damai sejahtera kepada mereka yang dekat. 18Karena melalui Dia kita kedua pihak beroleh jalan masuk kepada Bapa kita dalam satu Roh. b b v18 Di sini seluruh Tritunggal membuka jalan pulang: melalui Sang Anak, dalam satu Roh itu, kita datang kepada Bapa kita. Tujuan akhir Injil bukan sekadar sorga, melainkan Sang Bapa sendiri.
19Jadi kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota keluarga Bapa kita. 20Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sendiri sebagai batu penjuru, 21Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, tersusun dengan rapi, menjadi bait yang kudus di dalam Tuhan, 22Di dalam Dia kamu juga turut dibangun menjadi tempat kediaman bagi Bapa kita di dalam Roh Kudus.