Gembala-gembala di Bawah Gembala Agung
Para penatua disuruh menggembalakan kawanan domba Bapa kita dengan rela, bukan demi uang dan bukan dengan memerintah siapa pun dengan tangan besi. Semua orang lain disuruh mengenakan kerendahan hati dan melemparkan kekhawatiran mereka kepada Bapa kita, yang memelihara mereka. Iblis berkeliling, tetapi penderitaan itu singkat dan dialami di seluruh dunia.
5 1Aku menasihati para penatua di antara kamu, sebagai sesama penatua, saksi penderitaan Kristus, dan yang turut mengambil bagian dalam kemuliaan yang akan segera dinyatakan: 2Gembalakanlah kawanan domba Bapa kita yang ada padamu, jagalah kawanan itu—bukan karena terpaksa, melainkan dengan sukarela, sesuai dengan kehendak Bapa kita; bukan karena mau mencari keuntungan yang memalukan, melainkan dengan penuh gairah, 3bukan dengan memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, melainkan dengan menjadi teladan bagi kawanan domba itu. 4Dan apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak akan pudar. a a v4 Gembala Agung ialah Yesus—Dia yang dilayani oleh para penatua yang setia, yang memberi mereka pahala pada waktu Ia datang.
5Demikian pula kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada para penatua. Kamu semua, kenakanlah kerendahan hati seorang terhadap yang lain, sebab Bapa kita menentang orang yang congkak, tetapi mengaruniakan kasih karunia kepada orang yang rendah hati. 6Sebab itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Bapa kita yang perkasa, supaya Ia meninggikan kamu pada waktu-Nya, 7serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada Bapa kita, sebab Ia memelihara kamu.
8Sadarlah dan berjaga-jagalah; lawanmu, si Iblis, berkeliaran seperti singa yang mengaum, mencari seseorang untuk ditelannya. 9Lawanlah dia dengan berdiri teguh dalam iman, sebab kamu tahu bahwa saudara-saudaramu seiman di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
10Dan Bapa kita, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu masuk ke dalam kemuliaan-Nya yang kekal dalam Kristus, Ia sendiri akan memulihkan, menopang, menguatkan, dan mengokohkan kamu sesudah kamu menderita seketika lamanya. 11Dialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
12Dengan perantaraan Silwanus, yang kupandang sebagai saudara yang setia, aku menulis dengan singkat—untuk menasihati kamu dan bersaksi bahwa inilah kasih karunia Bapa kita yang benar. Berdirilah teguh di dalamnya.
Salam Penutup
13Ia yang di Babilon, yang terpilih bersama-sama dengan kamu, menyampaikan salam kepadamu, demikian juga Markus, anakku. b b v13 “Babilon” di sini kemungkinan besar adalah nama samaran untuk Roma, pusat kekaisaran tempat Petrus menulis—bukan kota kuno itu. 14Berilah salam seorang kepada yang lain dengan ciuman kasih. Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang ada dalam Kristus.