Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Ulangan 7

Kitab

Sang Bapa Membuka Jalan

Israel diperintahkan menghancurkan mezbah bangsa-bangsa itu dan menolak kawin campur, sebab bahayanya adalah hati yang dipalingkan. Dan mereka tidak dipilih karena mereka mengesankan: merekalah yang paling kecil di antara segala bangsa. Bapa kita menaruh kasih-Nya kepada mereka dan menepati sumpah-Nya. Itulah alasannya.

Pasal 7.

Apabila Bapamu membawa engkau ke negeri yang kaumasuki untuk mendudukinya, dan menghalau banyak bangsa dari hadapanmu—orang Het, orang Girgasi, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus—tujuh bangsa yang lebih besar dan lebih kuat daripadamu, apabila Bapamu menyerahkan mereka kepadamu dan engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sampai binasa. Janganlah kamu mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah kamu menaruh belas kasihan kepada mereka. Janganlah juga engkau kawin-mengawin dengan mereka: anakmu perempuan janganlah kauberikan kepada anak laki-laki mereka, dan anak perempuan mereka janganlah kauambil bagi anakmu laki-laki. Sebab mereka akan membuat anakmu menyimpang dari mengikuti Aku, sehingga mereka beribadah kepada allah lain. Maka murka Bapa kita akan bangkit terhadap kamu dan dengan segera Ia akan memunahkan engkau. Tetapi beginilah harus kamu lakukan terhadap mereka: mezbah-mezbah mereka haruslah kamu robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu tebang, dan patung-patung mereka kamu bakar habis. Sebab engkaulah umat yang kudus bagi Bapamu; Bapamu telah memilih engkau dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat-Nya, milik kesayangan-Nya sendiri. Bukan karena jumlahmu lebih banyak dari bangsa mana pun juga maka Bapamu mengasihi dan memilih kamu—bahkan kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa, tetapi karena Bapamu mengasihi kamu dan memegang sumpah yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka Ia membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa Bapamu, Dialah Bapa kita, Yang Setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia sampai kepada seribu keturunan terhadap orang yang mengasihi Dia dan berpegang pada perintah-Nya, tetapi yang membalas orang-orang yang membenci Dia tepat di hadapan mereka dengan membinasakan mereka. Ia tidak akan bertangguh terhadap orang yang membenci Dia; tepat di hadapannya Ia akan mengadakan pembalasan. Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan.

Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan ini serta memeliharanya dan melakukannya, maka Bapamu akan memegang bagimu perjanjian dan kasih setia yang telah diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Ia akan mengasihi engkau, memberkati engkau dan membuat engkau banyak; Ia akan memberkati buah kandunganmu dan hasil tanahmu: gandum, anggur baru dan minyakmu, anak lembu sapimu dan anak kambing dombamu, di tanah yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu. Engkau akan diberkati lebih daripada segala bangsa: tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu, ataupun di antara ternakmu. Bapamu akan menjauhkan segala penyakit dari padamu, dan tiada satu pun dari wabah celaka Mesir yang telah kaukenal itu akan ditimpakan-Nya kepadamu, tetapi Ia akan mendatangkannya kepada semua orang yang membenci engkau. Engkau harus melenyapkan segala bangsa yang diserahkan Bapamu kepadamu; janganlah engkau merasa sayang kepada mereka dan janganlah beribadah kepada allah mereka, sebab hal itu akan menjadi jerat bagimu. Jika sekiranya engkau berkata dalam hatimu, “Bangsa-bangsa ini lebih besar daripadaku; bagaimanakah aku dapat menghalau mereka?” maka janganlah engkau takut kepada mereka. Ingatlah baik-baik apa yang dilakukan Bapamu terhadap Firaun dan seluruh Mesir: cobaan-cobaan besar yang kaulihat dengan matamu sendiri, tanda-tanda dan mujizat-mujizat, tangan yang kuat dan lengan yang teracung, yang dipakai Bapamu untuk membawa engkau keluar. Demikianlah akan dilakukan Bapamu terhadap segala bangsa yang engkau takuti. Lagipula Bapamu akan melepaskan tabuhan menyerbu mereka, sampai habis binasa orang-orang yang masih tinggal dan yang menyembunyikan diri terhadap engkau. Janganlah gemetar karena mereka, sebab Bapamu ada di tengah-tengahmu, Bapa kita yang besar dan dahsyat. Bapamu akan menghalau bangsa-bangsa ini dari hadapanmu sedikit demi sedikit; engkau tidak boleh membinasakan mereka dengan segera, supaya jangan binatang hutan menjadi terlalu banyak menyerang engkau. Bapamu akan menyerahkan mereka kepadamu dan mengacaukan mereka dengan kekacauan yang besar, sampai mereka punah. Ia akan menyerahkan raja-raja mereka ke dalam tanganmu, sehingga engkau menghapuskan nama mereka dari kolong langit; tidak akan ada seorang pun yang dapat bertahan menghadapi engkau, sampai engkau memunahkan mereka. Patung-patung allah mereka haruslah kamu bakar habis. Janganlah kauingini perak atau emas yang ada padanya, dan janganlah kauambil itu bagi dirimu sendiri, supaya jangan engkau terjerat karenanya, sebab hal itu suatu kekejian bagi Bapamu. Dan janganlah engkau membawa sesuatu kekejian masuk ke dalam rumahmu, sehingga engkau pun ditumpas seperti itu. Haruslah engkau benar-benar merasa jijik dan muak terhadapnya, sebab semuanya itu dikhususkan untuk ditumpas.

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.