Segenap Hatiku Bagi-Mu
Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.
9 1 Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Bapaku, dengan segenap hatiku; aku hendak menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.
2 Aku hendak bersukacita dan bersukaria karena Engkau; aku hendak memazmurkan nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.
3 Sebab musuhku mundur, mereka tersandung dan binasa di hadapan-Mu. 4 Sebab Engkau membela hakku dan perkaraku; Engkau bersemayam di atas takhta sebagai hakim yang adil. 5 Engkau telah menghardik bangsa-bangsa; Engkau telah membinasakan orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya. 6 Musuh telah habis binasa, menjadi reruntuhan yang kekal; kota-kota mereka telah Kaucabut, ingatan kepada mereka pun telah lenyap.
7 Tetapi Bapa kita bersemayam untuk selama-lamanya; takhta-Nya telah ditegakkan-Nya untuk menjalankan keadilan. 8 Ia menghakimi dunia dengan kebenaran; Ia memerintah bangsa-bangsa dengan keadilan. 9 Bapa kita adalah tempat perlindungan bagi orang yang tertindas, kota benteng pada waktu kesesakan. 10 Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab Engkau, ya Bapa kita, tidak pernah meninggalkan orang yang mencari Engkau.
11 Bermazmurlah bagi Bapa kita, yang diam di Sion! Beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! 12 Sebab Ia yang menuntut balas darah mengingat orang yang tertindas; Ia tidak melupakan jeritan mereka.
13 Kasihanilah aku, ya Bapaku! Lihatlah sengsaraku karena orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut. 14 supaya aku memberitakan segala pujian bagi-Mu di pintu gerbang puteri Sion, dan bersukacita karena keselamatan yang dari pada-Mu.
15 Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya sendiri; kaki mereka sendiri terjerat dalam jaring yang mereka sembunyikan. 16 Bapa kita telah memperkenalkan diri-Nya; Ia telah menjalankan keadilan; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela. a a v16 Higayon adalah tanda musik atau perenungan — mungkin suatu ajakan untuk berhenti sejenak dan merenungkan apa yang baru saja dinyanyikan.
17 Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Bapa kita. 18 Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, dan bukan untuk selamanya lenyap harapan orang yang tertindas.
19 Bangkitlah, ya Bapa kita! Janganlah biarkan manusia merajalela; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu. 20 Buatlah mereka gentar ketakutan, ya Bapa kita; biarlah bangsa-bangsa sadar bahwa mereka hanya manusia belaka. Sela.