Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 77

Kitab

Asaf Berseru dalam Kegelapan

Untuk pemimpin biduan. Menurut Yedutun. Mazmur Asaf.

Chapter 77.

Aku berseru dengan nyaring kepada Bapa kita; suaraku naik kepada Bapa kita, supaya Ia mendengarkan aku. Pada hari kesesakanku aku mencari Bapa yang Berdaulat; pada malam hari tanganku terulur dan tidak menjadi lelah; jiwaku enggan dihiburkan. Aku mengingat Bapa kita, dan aku mengerang; aku merenung, dan semangatku menjadi lemah lesu. Sela.

Engkau menahan kelopak mataku tetap terbuka; aku gelisah dan tidak dapat berkata-kata. Aku memikirkan hari-hari dahulu kala, tahun-tahun yang telah lama berlalu. Aku teringat akan nyanyianku pada waktu malam; aku merenung dalam hatiku, dan rohku menyelidiki: “Akankah Bapa yang Berdaulat menolak untuk selama-lamanya, dan tidak akan pernah lagi menunjukkan kemurahan? Sudah berakhirkah kasih setia-Nya untuk selama-lamanya? Sudah lenyapkah janji-Nya bagi segala keturunan? Sudah lupakah Bapa kita untuk bermurah hati? Sudahkah Ia menahan belas kasihan-Nya karena murka? Sela.

Lalu aku berkata, “Inilah permohonanku: tahun-tahun tangan kanan Yang Mahatinggi.” a a v10 Permohonan itu tertuju kepada tahun-tahun yang lampau, ketika tangan Yang Mahatinggi yang perkasa bekerja dengan penuh kuasa bagi umat-Nya. Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan Bapa kita; ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman dahulu. Aku hendak merenungkan segala pekerjaan-Mu, dan memikirkan perbuatan-perbuatan-Mu yang perkasa. Jalan-Mu, ya Bapa kita, adalah kudus. Allah manakah yang sebesar Bapa kita? Engkaulah Bapa kita yang melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau telah menyatakan kekuatan-Mu di antara bangsa-bangsa. Dengan lengan-Mu Engkau menebus umat-Mu, yaitu anak-anak Yakub dan Yusuf. Sela.

Air melihat Engkau, ya Bapa kita; air melihat Engkau lalu menggeliat; bahkan samudera raya pun gemetar. Awan mencurahkan air; langit bergemuruh dengan guntur; anak-anak panah-Mu berkilat ke segala arah. Suara guntur-Mu berderu dalam angin puting beliung; kilat-Mu menerangi dunia; bumi gemetar dan berguncang. Jalan-Mu melintasi laut, lorong-Mu menembus air yang besar; namun jejak kaki-Mu tidak kelihatan. Engkau menuntun umat-Mu seperti kawanan domba dengan perantaraan Musa dan Harun.

A young man reading the Father's Heart Bible print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.