Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 33

Kitab

Nyanyikanlah bagi-Nya Nyanyian Baru

Chapter 33.

Bersorak-sorailah dalam Bapa kita, hai orang-orang benar; puji-pujian itu layak bagi orang jujur. Bersyukurlah kepada Bapa kita dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali. Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi dengan mahir, disertai sorak-sorai.

Sebab firman Bapa kita itu benar, dan segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia mengasihi kebenaran dan keadilan; bumi penuh dengan kasih setia Bapa kita.

Oleh firman Bapa kita langit telah dijadikan, dan segala tentaranya oleh nafas dari mulut-Nya. Ia mengumpulkan air laut seperti timbunan; Ia menaruh samudera raya dalam perbendaharaan-Nya. Biarlah segenap bumi takut kepada Bapa kita; biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia. Sebab Ia berfirman, maka semuanya jadi; Ia memberi perintah, maka semuanya berdiri teguh.

Bapa kita meniadakan rencana bangsa-bangsa, hingga sia-sia; Ia menggagalkan rancangan suku-suku bangsa. Rencana Bapa kita tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.

Berbahagialah bangsa yang Bapanya ialah Bapa kita, umat yang dipilih-Nya menjadi milik pusaka-Nya sendiri. Dari sorga Bapa kita memandang ke bawah; Ia melihat seluruh umat manusia. Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. Dialah yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala perbuatan mereka.

Seorang raja tidak diselamatkan oleh besarnya bala tentara; seorang pahlawan tidak terlepas oleh besarnya kekuatan. Kuda adalah harapan sia-sia untuk kemenangan; sekalipun besar kekuatannya, ia tidak dapat menyelamatkan.

Sesungguhnya, mata Bapa kita tertuju kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap pada kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

Jiwa kita menanti-nantikan Bapa kita; Dialah penolong kita dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya. Kasih setia-Mu, ya Bapa kita, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.

A young man reading the Father's Heart Bible print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.