Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Yohanes 2

Kitab

Perkawinan di Kana

Chapter 2.

Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana, di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ. Yesus dan murid-murid-Nya juga diundang ke perkawinan itu. Ketika anggur habis, ibu Yesus berkata kepada-Nya, “Mereka kehabisan anggur.”

“Ibu, mengapa engkau melibatkan Aku dalam hal ini?” jawab Yesus. “Saat-Ku belum tiba.”

Ibu-Nya berkata kepada para pelayan, “Apa saja yang dikatakan-Nya kepadamu, lakukanlah.”

Di situ ada enam tempayan batu yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing berisi dua puluh sampai tiga puluh galon. a a v6 Setiap tempayan memuat kira-kira 20 sampai 30 galon (75 sampai 115 liter) — bejana-bejana yang besar.

Kata Yesus kepada mereka, “Isilah tempayan-tempayan itu dengan air.” Maka mereka mengisinya sampai penuh. Lalu kata-Nya kepada mereka, “Sekarang cedoklah sedikit, dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Maka mereka pun membawanya.

Setelah pemimpin pesta itu mengecap air yang telah menjadi anggur itu—dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi para pelayan yang mencedok air itu mengetahuinya—maka ia memanggil mempelai laki-laki dan berkata kepadanya, “Setiap orang menyuguhkan anggur yang baik dahulu, dan sesudah para tamu puas minum, barulah yang kurang baik; tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.” Itulah tanda pertama yang dibuat Yesus di Kana, di Galilea. Ia menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Sesudah itu Ia pergi ke Kapernaum, bersama ibu-Nya, saudara-saudara-Nya, dan murid-murid-Nya, dan mereka tinggal di sana beberapa hari.

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.

Yesus Menyucikan Bait Allah

Di dalam Bait Allah didapati-Nya orang-orang yang berjualan lembu, domba, dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Maka Ia membuat cambuk dari tali, lalu mengusir mereka semua dari Bait Allah, baik domba maupun lembu; uang penukar-penukar itu dihamburkan-Nya, dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.

Kepada para penjual merpati Ia berkata, “Bawalah semuanya ini keluar dari sini! Jangan kamu jadikan rumah Bapa-Ku tempat berjualan.”

Maka teringatlah murid-murid-Nya bahwa ada tertulis: “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

Orang-orang Yahudi pun bertanya kepada-Nya, “Tanda apakah yang dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak berbuat demikian?”

Jawab Yesus kepada mereka, “Runtuhkanlah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”

Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya, “Empat puluh enam tahun lamanya Bait Allah ini dibangun, dan Engkau dapat mendirikannya dalam tiga hari?” Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, lalu percayalah mereka akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Ketika Ia berada di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya kepada nama-Nya karena melihat tanda-tanda yang dibuat-Nya.

Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal semua orang. Ia tidak memerlukan kesaksian seorang pun tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati setiap orang.

A young man reading the Father's Heart Bible print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.