Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Ayub 12

Kitab

Ayub Menjawab

Pasal 12.

Lalu Ayub menjawab: “Tidak diragukan lagi, kamulah orang-orang itu, dan hikmat akan mati bersama kamu. Tetapi aku pun mempunyai akal budi seperti kamu; aku tidak kalah dari kamu. Siapakah yang tidak tahu hal-hal seperti ini? Aku telah menjadi tertawaan bagi sahabat-sahabatku—aku, yang berseru kepada Allah dan Ia menjawab aku; orang yang benar dan tidak bercela, kini menjadi tertawaan. Orang yang hidup senang memandang rendah kemalangan— pukulan yang siap sedia bagi mereka yang kakinya tergelincir. Kemah para perampok hidup tenteram, dan mereka yang menantang Allah hidup aman—mereka yang membawa allahnya di tangan mereka sendiri. a a v6 Mereka yang membawa allahnya di tangan mereka sendiri: orang-orang yang sepenuhnya mengandalkan kekuatan mereka sendiri daripada Allah. Tetapi bertanyalah kepada binatang-binatang, maka mereka akan mengajarmu; kepada burung-burung di udara, maka mereka akan memberitahumu; atau berbicaralah kepada bumi, maka ia akan mengajarmu; dan ikan-ikan di laut akan menerangkannya kepadamu. Siapakah di antara semua ini yang tidak tahu bahwa tangan Bapa kita telah melakukan ini? b b v9 Sepanjang perdebatan panjang dengan ketiga sahabatnya, inilah satu-satunya tempat Ayub menyebut Bapa kita dengan nama itu — nama relasional yang tidak akan pernah dipakai oleh sahabat-sahabatnya. Hatinya, bahkan dalam protes, sedang menggapai Sang Bapa yang pernah dikenalnya. Di dalam tangan-Nya ada nyawa segala yang hidup dan nafas seluruh umat manusia. Bukankah telinga menguji kata-kata seperti langit-langit mulut mengecap makanannya? Hikmat terdapat pada orang yang lanjut usia, dan pengertian pada umur yang panjang. Pada Dia ada hikmat dan kekuatan; Dia mempunyai nasihat dan pengertian. Apa yang diruntuhkan-Nya tidak dapat dibangun kembali; orang yang dikurung-Nya tidak dapat dilepaskan. Jika Ia menahan air, air itu menjadi kering; jika Ia melepaskannya, air itu menggenangi bumi. Pada Dia ada kekuatan dan hikmat sejati; yang tertipu dan yang menipu, keduanya milik-Nya. Ia menggiring para penasihat pergi dengan telanjang, dan menjadikan para hakim bodoh. Ia melepaskan belenggu yang dikenakan oleh raja-raja dan mengikatkan cawat pada pinggang mereka sendiri. Ia menggiring para imam pergi dengan telanjang dan menggulingkan mereka yang telah lama berkuasa. Ia membungkam bibir orang-orang yang dipercaya dan mencabut pengertian dari para tua-tua. Ia mencurahkan penghinaan atas para pembesar dan mencabut kuasa dari orang-orang yang kuat. Ia menyingkapkan hal-hal yang dalam dari kegelapan dan membawa bayang-bayang yang pekat ke dalam terang. Ia membuat bangsa-bangsa menjadi besar, lalu membinasakan mereka; Ia memperluas bangsa-bangsa, lalu membawa mereka pergi. Ia mencabut akal budi para pemimpin bumi dan membuat mereka mengembara di padang gurun tanpa jalan. Mereka meraba-raba dalam kegelapan tanpa terang, dan Ia membuat mereka terhuyung-huyung seperti orang mabuk.”

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.