Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

2 Tawarikh 7

Kitab

Kemuliaan Bapa Kita Memenuhi Rumah Itu

Pasal 7.

Ketika Salomo selesai berdoa, turunlah api dari langit dan menghanguskan korban bakaran serta korban-korban sembelihan itu, dan kemuliaan Bapa kita memenuhi rumah itu. Para imam tidak dapat memasuki rumah Bapa kita, sebab kemuliaan Bapa kita memenuhinya. Ketika semua orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan Bapa kita di atas rumah itu, berlututlah mereka dengan muka sampai ke tanah di atas lantai batu, sujud menyembah dan bersyukur kepada Bapa kita: “Ia baik; kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.”

Kemudian raja dan seluruh rakyat mempersembahkan korban sembelihan di hadapan Bapa kita. Raja Salomo mempersembahkan sebagai korban 22.000 ekor lembu dan 120.000 ekor domba; demikianlah raja dan seluruh rakyat mentahbiskan rumah Bapa kita. Para imam berdiri pada tempat tugas mereka; orang-orang Lewi pun berdiri dengan alat-alat musik untuk Bapa kita yang telah dibuat oleh Raja Daud untuk bersyukur kepada Bapa kita—“sebab kasih setia-Nya untuk selama-lamanya”—setiap kali Daud menyampaikan puji-pujian melalui alat-alat musik itu. Berhadapan dengan mereka para imam meniup nafiri, sedang seluruh Israel berdiri.

Salomo menguduskan bagian tengah pelataran yang di depan rumah Bapa kita, sebab di sanalah ia mempersembahkan korban bakaran dan lemak korban keselamatan, karena mezbah tembaga yang dibuatnya itu tidak dapat memuat korban bakaran, korban sajian, dan lemak itu.

Pada waktu itu Salomo merayakan hari raya selama tujuh hari, bersama seluruh Israel—suatu jemaah yang sangat besar—dari Lebo-Hamat sampai sungai Mesir. Pada hari kedelapan mereka mengadakan perkumpulan raya penutup, karena mereka telah merayakan pentahbisan mezbah itu selama tujuh hari dan hari raya itu selama tujuh hari. Pada hari kedua puluh tiga bulan ketujuh disuruhnya rakyat itu pulang ke kemah mereka sambil bersukacita dan bergembira hati karena kebaikan yang telah ditunjukkan Bapa kita kepada Daud, kepada Salomo, dan kepada Israel, umat-Nya.

Bapa Kita Berbicara kepada Salomo

Demikianlah Salomo menyelesaikan rumah Bapa kita dan istana raja. Segala sesuatu yang direncanakan Salomo untuk dikerjakan di rumah Bapa kita dan di istananya sendiri, berhasil dilaksanakannya.

Kemudian Bapa kita menampakkan diri kepada Salomo pada waktu malam dan berfirman kepadanya: “Telah Kudengar doamu dan telah Kupilih tempat ini bagi-Ku sebagai rumah tempat korban sembelihan.

“Bila Aku menutup langit sehingga tidak ada hujan turun, atau memerintahkan belalang memakan habis negeri itu, atau melepaskan penyakit sampar di antara anak-anak-Ku, jika anak-anak-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa, mencari wajah-Ku, dan berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga, mengampuni dosa mereka, dan memulihkan negeri mereka. Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa yang dipanjatkan di tempat ini. Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal di sana untuk selama-lamanya; mata-Ku dan hati-Ku akan ada di sana sepanjang masa.

Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku seperti Daud, ayahmu, telah hidup, melakukan segala yang Kuperintahkan kepadamu dan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Ku serta peraturan-peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu, sesuai dengan perjanjian yang telah Kuadakan dengan Daud, ayahmu, demikian: ‘Takkan terputus keturunanmu yang memerintah atas Israel.’

Tetapi jika kamu berbalik dan meninggalkan ketetapan-ketetapan-Ku dan perintah-perintah-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, lalu pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, maka Aku akan mencabut Israel dari atas tanah-Ku yang telah Kuberikan kepada mereka, dan rumah yang telah Kukuduskan bagi nama-Ku ini akan Kubuang dari hadapan-Ku, dan akan Kujadikan kiasan dan sindiran di antara segala bangsa. Dan rumah ini, yang dahulu sangat ditinggikan, akan membuat setiap orang yang lewat menjadi tertegun ngeri, sambil berkata, “Mengapa TUHAN berbuat demikian terhadap negeri ini dan rumah ini?”

Maka orang akan menjawab, “Sebab mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu berpaut kepada allah lain, sujud menyembah dan beribadah kepadanya—itulah sebabnya Ia mendatangkan segala malapetaka ini atas mereka.”

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.