Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Kidung Agung 8

Kitab

Meterai pada Hati

Pasal 8.

Ah, sekiranya engkau seperti saudara laki-lakiku, yang menyusu pada buah dada ibuku! Jika aku bertemu dengan engkau di luar, aku akan menciummu, dan tak seorang pun akan menghinaku. Aku akan menuntun engkau dan membawa engkau ke rumah ibuku—dialah yang mengajari aku. Aku akan memberi engkau minum anggur berempah, air buah delimaku. Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, dan tangan kanannya memeluk aku. Kupinta kepadamu, hai putri-putri Yerusalem: janganlah kamu membangkitkan atau menggerakkan cinta sebelum diinginkannya.

Siapakah dia yang muncul dari padang gurun, bersandar pada kekasihnya? Di bawah pohon apel aku membangunkan engkau; di sanalah ibumu mengandung engkau dalam sakit bersalin, di sanalah dia yang melahirkan engkau bersusah payah.

Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu; karena cinta itu kuat seperti maut, cemburunya tak terpatahkan seperti dunia orang mati. Nyalanya berkobar seperti api, api dari Bapa kita sendiri. a a v6 Api cinta di sini dinamai menurut Allah sendiri — cinta ini berkobar dengan nyala api dari Bapa kita sendiri, sumber terdalam dari segala cinta yang sejati dan tak terpadamkan. Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai pun tak dapat menghanyutkannya. Sekiranya seseorang memberikan segala harta rumahnya untuk cinta, pastilah ia akan dihina belaka.

Kami mempunyai seorang adik perempuan, dan buah dadanya belum ada. Apakah yang akan kami perbuat bagi adik kami pada hari ia dipinang? Jika ia sebuah tembok, kami akan mendirikan menara perak di atasnya; tetapi jika ia sebuah pintu, kami akan melapisinya dengan papan kayu aras.

Aku sebuah tembok, dan buah dadaku seperti menara-menara; maka di matanya aku menjadi seperti orang yang mendapat damai. Salomo mempunyai sebuah kebun anggur di Baal-Hamon; ia menyewakannya kepada para penggarap, dan masing-masing harus membawa 1.000 keping perak untuk hasilnya. Kebun anggurku, milikku sendiri, ada di hadapanku. Yang 1.000 itu bagimu, hai Salomo, dan yang 200 bagi mereka yang menjaga hasilnya.

Hai engkau yang tinggal di taman-taman, teman-temanku memasang telinga untuk mendengar suaramu; perdengarkanlah itu kepadaku.

Cepatlah datang, hai kekasihku, dan jadilah seperti kijang atau seperti anak rusa jantan di atas gunung-gunung rempah.

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.