Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 27

Kitab

Terangku, Bentengku

Dari Daud.

Chapter 27.

Bapaku adalah terangku dan keselamatanku — kepada siapakah aku harus takut? Bapaku adalah benteng hidupku — terhadap siapakah aku harus gentar?

Ketika orang-orang jahat mendekat kepadaku untuk memakan dagingku — para lawanku dan para musuhku — merekalah yang tersandung dan jatuh. Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, hatiku tidak akan takut; sekalipun perang bangkit melawan aku, sekalipun demikian aku tetap percaya.

Satu hal telah kupinta kepada Bapaku, inilah yang kucari: supaya aku boleh diam di rumah-Nya sepanjang umur hidupku, untuk memandang keindahan-Nya dan mencari Dia di dalam bait-Nya. Sebab Ia akan menyembunyikan aku dalam naungan-Nya pada waktu kesukaran datang; Ia akan melindungi aku dalam lindungan kemah-Nya; Ia akan menempatkan aku tinggi di atas gunung batu. Dan sekarang kepalaku akan terangkat tinggi mengatasi musuh-musuhku yang mengelilingi aku, dan aku akan mempersembahkan korban di kemah-Nya dengan sorak-sorai; aku akan menyanyi dan bermazmur bagi Bapaku.

Dengarlah suaraku, ya Bapaku, ketika aku berseru; kasihanilah aku dan jawablah aku. Hatiku berkata tentang Engkau, “Carilah wajah-Nya.” Wajah-Mu, ya Bapaku, kucari. Janganlah menyembunyikan wajah-Mu dariku; janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka — Engkau telah menjadi penolongku. Janganlah membuang aku atau meninggalkan aku, ya Bapaku, keselamatanku. Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, Bapaku akan menyambut aku. a a v10 Sekalipun kasih manusia yang paling dekat gagal, Bapa kita menghimpun anak yang terbuang itu ke dalam rumah-Nya sendiri — inilah isi hati-Nya bagi setiap anak-Nya.

Ajarkanlah jalan-Mu kepadaku, ya Bapaku, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh karena orang-orang yang menghadang aku. Janganlah menyerahkan aku kepada nafsu para lawanku, sebab saksi-saksi dusta telah bangkit melawan aku, menghembuskan kekerasan.

Aku yakin akan hal ini: aku akan melihat kebaikan Bapaku di negeri orang-orang yang hidup. Nantikanlah Bapa kita; kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu; nantikanlah Bapa kita.

A young man reading the Father's Heart Bible print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.