Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 109

Kitab

Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.

Chapter 109.

Ya Bapa, pujianku, janganlah berdiam diri, sebab mulut orang fasik dan penipu telah terbuka melawan aku; mereka berbicara menentang aku dengan lidah dusta. Dengan kata-kata kebencian mereka mengelilingi aku, dan menyerang aku tanpa sebab. Sebagai balasan atas kasihku mereka menuduh aku, tetapi aku menyerahkan diriku kepada doa. Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan, dan kasihku dengan kebencian.

Angkatlah seorang fasik untuk melawan dia; biarlah seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya. Apabila ia diadili, biarlah ia dinyatakan bersalah; biarlah doanya menjadi dosa. Biarlah hari-harinya menjadi sedikit; biarlah orang lain mengambil jabatannya. a a v8 Petrus menerapkan ayat ini kepada Yudas Iskariot ketika para rasul memilih Matias untuk menggantikannya — Kisah Para Rasul 1:20. Biarlah anak-anaknya menjadi yatim, dan istrinya menjadi janda. Biarlah anak-anaknya mengembara dan mengemis, terusir dari rumah mereka yang telah runtuh. Biarlah penagih utang merampas segala miliknya; biarlah orang-orang asing menjarah hasil jerih payahnya. Biarlah tidak ada seorang pun yang menunjukkan kebaikan kepadanya, dan tidak ada seorang pun yang mengasihani anak-anaknya yang yatim. Biarlah keturunannya dilenyapkan; biarlah nama mereka dihapuskan dalam angkatan yang berikut. Biarlah kesalahan nenek moyangnya diingat di hadapan Bapa kita, dan dosa ibunya jangan dihapuskan. Biarlah dosa-dosa mereka senantiasa ada di hadapan Bapa kita, supaya Ia melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Sebab ia tidak ingat untuk menunjukkan kebaikan, tetapi mengejar orang yang miskin dan melarat serta remuk hati, untuk membunuh mereka. Ia mencintai kutuk; biarlah itu kembali menimpa dirinya. Ia tidak suka kepada berkat; biarlah itu menjauh daripadanya. Ia memakai kutuk sebagai pakaiannya; biarlah itu meresap ke dalam tubuhnya seperti air, seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya. Biarlah itu menjadi seperti pakaian yang dikenakannya, seperti ikat pinggang yang dipakainya senantiasa. Biarlah inilah balasan bagi para pendakwaku dari Bapa kita, bagi mereka yang berkata jahat terhadap jiwaku.

Tetapi Engkau, ya Bapa yang berdaulat, perlakukanlah aku dengan baik demi nama-Mu; karena kasih setia-Mu itu baik, lepaskanlah aku. Sebab aku miskin dan melarat, dan hatiku terluka di dalam diriku. Aku menghilang seperti bayangan pada waktu senja; aku dikebaskan seperti belalang. Lututku lemah karena berpuasa; tubuhku menjadi susut dan kurus. Aku telah menjadi cela bagi para pendakwaku; apabila mereka melihat aku, mereka menggelengkan kepala.

Tolonglah aku, ya Bapaku; selamatkanlah aku menurut kasih setia-Mu, Biarlah mereka tahu bahwa inilah tangan-Mu, bahwa Engkau, ya Bapaku, yang melakukannya. Biarlah mereka mengutuk, tetapi Engkau akan memberkati. Apabila mereka bangkit, mereka akan mendapat malu, tetapi hamba-Mu akan bersukacita. Biarlah para pendakwaku berpakaian keaiban; biarlah mereka berselubung malu seperti dengan jubah.

Dengan mulutku aku akan sangat bersyukur kepada Bapa kita; di tengah-tengah orang banyak aku akan memuji Dia. Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang yang melarat, untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukum jiwanya.

A young man reading the Father's Heart Bible print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.