Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Ezra 9

Kitab

Umat Berkhianat kepada Sang Bapa

Pasal 9.

Setelah semuanya itu selesai, para pemimpin datang kepadaku: “Orang Israel, para imam, dan orang Lewi tidak memisahkan diri dari bangsa-bangsa di sekeliling mereka beserta segala kekejian mereka—orang Kanaan, orang Het, orang Feris, orang Yebus, orang Amon, orang Moab, orang Mesir, dan orang Amori. Sebab mereka mengambil beberapa anak perempuan bangsa-bangsa itu menjadi isteri bagi diri mereka sendiri dan bagi anak-anak lelaki mereka, sehingga bercampurlah keturunan yang kudus dengan bangsa-bangsa di sekeliling itu. Dan para pemimpin serta penguasa itulah yang paling dahulu dalam ketidaksetiaan ini.”

Ketika mendengar hal itu, kukoyakkan pakaian dan jubahku, kucabut rambut kepala dan janggutku, lalu duduklah aku tertegun. Maka berhimpunlah kepadaku semua orang yang gemetar karena firman Allah Israel, Bapa kita, oleh sebab ketidaksetiaan orang-orang buangan itu; dan aku duduk tertegun sampai waktu korban petang. a a v4 Korban petang adalah korban sehari-hari yang tetap, yang dipersembahkan kira-kira pukul tiga petang.

Pada waktu korban petang bangkitlah aku dari sikap merendahkan diriku, dengan pakaian dan jubahku yang koyak, lalu bertelut dan menadahkan tanganku kepada Bapaku, dan aku berkata: “Ya Bapaku, aku malu dan menanggung noda untuk menengadahkan mukaku kepada-Mu, ya Bapaku, sebab dosa-dosa kami telah menumpuk melampaui kepala kami, dan kesalahan kami telah membumbung sampai ke langit. Sejak zaman nenek moyang kami sampai hari ini kami berada dalam kesalahan yang besar, dan oleh karena dosa-dosa kami, kami—raja-raja dan imam-imam kami—diserahkan ke tangan raja-raja negeri-negeri asing, kepada pedang, penawanan, penjarahan, dan penghinaan yang nyata pada muka kami, seperti pada hari ini. Tetapi sekarang, untuk seketika lamanya, kasih karunia telah datang dari Bapa kita, yang meninggalkan bagi kami suatu sisa dan memberi kami tempat berpijak yang teguh di tempat-Nya yang kudus, untuk membuat mata kami bercahaya dan menganugerahkan kepada kami sedikit kelegaan dalam perbudakan kami. Kami ini budak; namun Bapa kita tidak meninggalkan kami dalam perbudakan kami. Ia telah melimpahkan kasih setia-Nya kepada kami di hadapan raja-raja Persia, sehingga kami hidup kembali untuk menegakkan rumah Bapa kita, memperbaiki reruntuhannya, dan memberi kami tembok perlindungan di Yehuda dan Yerusalem.

Dan sekarang, ya Bapa kita, apakah yang dapat kami katakan sesudah semuanya ini? Sebab kami telah meninggalkan perintah-perintah-Mu,

yang telah Kauperintahkan dengan perantaraan hamba-hamba-Mu, para nabi: ‘Negeri yang kamu masuki untuk mendudukinya adalah negeri yang cemar oleh kenajisan bangsa-bangsanya, yang dengan perbuatan-perbuatan keji mereka telah memenuhinya dari ujung ke ujung dengan kenajisan mereka. Maka sekarang, janganlah memberikan anak-anak perempuanmu kepada anak-anak lelaki mereka atau mengambil anak-anak perempuan mereka bagi anak-anak lelakimu, dan janganlah sekali-kali mengusahakan kesejahteraan atau kemakmuran mereka, supaya kamu menjadi kuat, memakan yang baik dari negeri itu, dan mewariskannya kepada anak-anakmu sampai selama-lamanya.’

Sesudah segala sesuatu yang menimpa kami karena perbuatan kami yang jahat dan kesalahan kami yang besar—bahkan ketika itu Engkau, ya Bapa kita, menahan diri, menghukum kami kurang daripada yang patut kami tanggung karena dosa-dosa kami, dan memberi kami suatu sisa seperti ini, masakan kami akan melanggar lagi perintah-perintah-Mu dan kawin-mawin dengan bangsa-bangsa yang melakukan perbuatan-perbuatan keji itu? Tidakkah Engkau akan murka kepada kami sampai membinasakan kami, sehingga tidak ada yang tersisa atau yang terluput? Ya Bapa kita, Allah Israel, Engkau benar, sebab kami tinggal sebagai suatu sisa yang terluput, seperti pada hari ini. Lihatlah, kami ada di hadapan-Mu dengan kesalahan kami, sekalipun karena hal itu tak seorang pun dapat bertahan di hadapan-Mu.”

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.