Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Ester 4

Kitab

Ester Tampil Membela Bangsanya

Pasal 4.

Ketika Mordekhai mengetahui segala yang telah terjadi, dikoyakkannyalah pakaiannya, dikenakannya kain kabung serta abu, lalu keluarlah ia ke tengah kota sambil meratap dengan nyaring dan penuh kepahitan. Ia hanya sampai di depan pintu gerbang istana raja, sebab tidak seorang pun boleh masuk melewatinya dengan berpakaian kain kabung. Di setiap provinsi yang dicapai oleh titah dan keputusan raja, orang Yahudi berkabung dengan sangat—berpuasa, menangis, dan meratap; banyak yang berbaring di atas kain kabung dan abu.

Ketika dayang-dayang dan sida-sida Ester memberitahukannya kepada sang ratu, sangatlah sedih hatinya. Lalu ia mengirimkan pakaian untuk Mordekhai supaya ia menanggalkan kain kabungnya, tetapi Mordekhai menolaknya. Kemudian Ester memanggil Hatah, salah seorang sida-sida raja yang ditugaskan untuk melayaninya, dan menyuruhnya pergi kepada Mordekhai untuk mengetahui apa dan mengapa hal itu terjadi. Maka keluarlah Hatah mendapatkan Mordekhai di lapangan kota, di depan pintu gerbang istana raja, dan Mordekhai menceritakan kepadanya segala yang telah dialaminya, serta jumlah uang yang tepat yang dijanjikan Haman untuk ditimbang masuk ke dalam perbendaharaan raja demi membinasakan orang Yahudi. Ia juga memberikan kepadanya salinan surat keputusan pemusnahan yang dikeluarkan di Susan, untuk diperlihatkan kepada Ester, dijelaskan kepadanya, dan mendesaknya supaya menghadap raja untuk memohon serta merayu bagi bangsanya.

Lalu kembalilah Hatah dan menyampaikan kepada Ester perkataan Mordekhai. Kemudian Ester berbicara kepada Hatah dan menyuruhnya menyampaikan pesan ini kepada Mordekhai: “Semua pegawai raja dan rakyat di provinsi-provinsi raja mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan yang masuk menghadap raja di pelataran dalam tanpa dipanggil, berlaku satu hukum saja—hukuman mati—kecuali kalau raja mengulurkan tongkat emas kepadanya, sehingga ia tetap hidup. Dan aku sudah tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja.”

Ketika perkataan Ester itu disampaikan kepada Mordekhai, Mordekhai menyuruh menjawab Ester: “Janganlah kaukira bahwa di dalam istana raja hanya engkau seorang dari antara semua orang Yahudi yang akan luput. Sebab jika engkau berdiam diri saja pada waktu ini, maka bantuan dan kelepasan bagi orang Yahudi akan timbul dari tempat lain, tetapi engkau dan seisi rumah ayahmu akan binasa. Dan siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti inilah engkau mencapai kedudukan sebagai ratu?” a a v14 Bapa kita tidak pernah disebut namanya dalam seluruh kitab Ester, namun tangan-Nya yang tak terlihat bekerja di setiap peristiwa—Mordekhai yakin bahwa kelepasan akan datang, sebab ia tahu Bapa kita tidak akan meninggalkan umat-Nya.

Maka Ester menyuruh menyampaikan jawaban ini kepada Mordekhai: “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang ada di Susan. Berpuasalah untuk aku—jangan makan dan jangan minum selama tiga hari, siang dan malam. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian juga. Sesudah itu aku akan menghadap raja, sekalipun itu melanggar undang-undang; dan kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” Maka pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang diperintahkan Ester kepadanya.

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.